Monday, April 27, 2015

Semoga ini baik, insya Allah

بِسْمِ اللّهِ الرَّحْمنِ الرَّحِيْمِ

Ada seorang raja yang setiap pergi berburu selalu ditemani oleh seorang sahabatnya yang terkenal dengan ketaqwaan dan waro'nya. Tiap kali ia melihat sesuatu yang tidak mengenakkan, sahabatnya selalu berkata, “Semoga itu baik, insya Allah.” Kata-kata ini selalu diulang-ulanginya pada setiap kejadian yang secara nyata adalah kejadian buruk.

Pada suatu hari saat sang raja berburu bersama sahabatnya ditemani oleh pengawalnya, jari raja terkena tombak dan terpotong. Darah pun mengucur Si sahabat berkata, “Semoga itu baik, insya Allah.” Raja marah dan memerintahkan pengawalnya untuk memenjarakannya. Saat pengawal ditanya, “Apa yang dia katakan saat kalian menutup pintu penjara ?” Pengawal menjawab, “Ia hanya mengatakan, 'Semoga ini baik, insya Allah'”

Suatu ketika saat raja pergi berburu tanpa ditemani oleh sahabatnya, ia tersesat di hutan. Sedangkan di hutan tersebut terdapat suku yang menyembah berhala dan tiap tahun mengorbankan orang kepada berhalanya tersebut. Raja pun ditangkap oleh suku tersebut. Namun, saat diperiksa didapati bahwa jari raja tidak lengkap. Mereka pun menolak mengorbankannya, karena korban harus dalam kondisi yg sempurna. Raja lalu dilepas dan ia kembali ke istananya.

Akhirnya ia menyadari kebenaran ucapan sahabatnya. Sahabatnya pun dikeluarkan dari penjara. Raja bertanya, “Ketika engkau mengatakan, ‘Semoga itu baik, insya Allah’ saat jariku terpotong, aku menyadari bahwa pada akhirnya kebaikan itu adalah aku tidak jadi disembelih untuk berhala karena fisikku yang tidak sempurna.” "Sekarang saat engkau dipenjara, apakah kebaikan itu ?” Ia menjawab, “Andaikata saya tidak berada didalam penjara dan saat itu saya ikut tertangkap bersamamu, maka mereka akan menyembelih saya sebagai penggantimu”

Maka jika mendapat kejadian buruk ucapkan saja : “Semoga ini baik, insya Allah.” Semoga ALLAH SWT memberi kebaikan pada kehidupan kita semua. Aamiin...

“Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. Allah Maha Mengetahui, sedangkan kamu tidak mengetahui”.  (QS Al-Baqarah : 216)

No comments:

Post a Comment